dipojok-pojok hidupmu

melukiskanmu dalam rentetan waktu ini
aku masih disini
mungkin tetap akan disini
menunggu kau dan sedikit keajaiban kecilku
banyak pantai yang terjalani, tapi tak ada yg bisa melupakan pantaimu tempat aku selalu pulang

kuning kemerah-merahan membuatku mendapati aku berjalan pada jalan setapak
aku malu untuk melupakanmu
tapi kau terlanjur pergi
memandangimu saat senja pun aku tak ingin lagi
kau benar-benar pergi dan aku mulai menikmati aku yang sendiri

bila ada waktu yang berpihak, kembalilah lagi

karena bagiku kau adalah lautan yang memeluk pantaiku
aku ingin ada ditahun2 hidupmu
di tahun2 dimana kau ada, ditempat aku singgah dan berhenti

ini bukan salahmu, salahku, tapi salah kita
dimana fikiran mengalahkan segalanya

biru dibahumu, dan hitam dipundakku
sembari menghilang dari pojok hidupmu, aku mengucapkan selamat tinggal…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s