fiksi-fiksi hati kini

fiksi-fiksi hati kini berhadapan dengan realita sebenarnya
ode-ode untuk orang tua yang menjadikan nyawa ada
ode-ode untuk nenek moyang yang menajdikuaku realita

ode-ode untuk waktu yang menghasilkan perputaran waktu yang tak henti

aku masih disini dengan jiwa yang sama, hanya raga yang berbeda
akan hati yang masih berbagi
akan hidup yang mesti berjalan

entah sudah berapa kali membuatmu menangis penyambuh jiwaku
ingin menyelesaikan dengan tawa bagi hidupnya
aku, nadaku, jiwaku bahkan darahku

dan semua ode-odeku akan kupersembahkan untukmu hai penyambung jiwaku
aku hilang tenggelam, dan terhampar pada pulau-pulau tanpa batas
tapi sekali lagi kau menjadikan aku ada dari tiada

realita pantas atau tidak, iya atau tidak

aku ingin menyerahkan gading-gadingku untuk membuatmu tersenyum
mempersembahkan tangan-tangan ku untuk membuatmu tetawa

hanya untuk sekali
dan terus berjalan…
untuk tetap membuat darah ini eksis pada masa-masa yang berat
dan memastikan bisa membuatmu tersenyum lagi melihatku….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s