Sedang tak ingin bicara ini itu

banyak yang bicara tentang cinta, rasa, dan tujuan-tujuan,tapi aku sedang ingin membicarakan realita sobat, realita yang terkadang berisi kerikil yang buat telapak kakiku lukatapi takkan aku mengeluh

“realita bahwa hidupku bukan hanya berasal dari satu purnama saja, tapi beratus purnama yang harus kulewati

realita bahwa cintaku masih kusimpan rapi di kotak-kotak hidupku

realita bahwa jalanku masih terlalu terjal bila kubawa kau mendaki disampingku

dan yang pasti realita aku yang tak ingin kau ikut bersusah mendaki kebukit-bukit impianku”

setelah selesai waktuku, akan kujemput lagi cintaku…dan mari kita bicarakan kembali burung merpati yang baru pulang kandang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s