i could die for you

tak ingin berkata ini present tenses, past tenses, atau present continious tenses, cuma kata sederhana yang mimiliki efek “sangat tidak datar”

efek yang bisa gede, dan bisa buat momentum mengatup-ngatup seperti pada masa-masa ekor matahari dapat membakar sistem kerja satelit yang dirancang mendekati sempurna, atau sekedar pergerakan bulan yang mampu menaikkan gelombang pasang air laut seluruh dunia..

ketika mulai menjalani hari yang namanya senin, ingin aku segera meloncat ke sabtu untuk bisa bicara 4 mata denganmu cuma selama 3 jam

ingin aku mendengar keluh kesahmu, cerita-cerita autismu,

ketika mulai berjalan pulang dari rumahmu ingin aku berbalik arah dan berdiskusi dengan jam dinding utuk berhenti barang sejam atau dua jam

namun kadang aku tak sebijak socrates, atau confisius, tak sekuat napoleon yang menundukkan dataran eropa atau pemanjat-pemanjat gunung everst yang memiliki fisik luar biasa sangat.

aku kadang tak sebaik kau kira ketika membuatmu menangis lagi dan lagi dan lagi,

aku kadang tak sempurna untuk membuatmu tersenyum pada kelemahan-kelemahanku

yang ada aku, dengan keegoisanku, dengan kesibukanku, dengan waktu yang terbuang didepan laptopku, pspku, atau waktu ku yang lebih banyak pada teman2 ku yang kau anggap autis…

begitu menyadari bahwa matahari pagi ini masih terbit ditempat yang sama

masih berdiri pada kerangka cakrawala yang sama, persis sama dengan 5 tahun yang lalu,

tapi aku tak yakin dimana aku berdiri pada masa-masa 5 tahun berikutnya, denganmu atau tanpamu

seperti pedang bermata dua, membelahku dengan sempurna, antara ada dan tiada, antara hidup dan setengah mati

dan antara tertidur dan tersadar bahwa akan tidak ada lagi senin yang mengawali kerinduan pada sabtu, takkan ada lagi minggu yang membuat aku tak berhenti memikirkanmu,

antara bintang dan bulan yang aku pun sebernarnya yakin itu adalah jenis bintang yang kecil. apalah arti filantrofi kehidupan tanpa cinta, apalah arti romeo tanpa juliet, apalah arti udara tanpa oksigen atau apalah arti concrete tanpa agregat, begitu juga aku takkan ingin kehilanganmu, jauh dalam dan terbuang,

aku bisa mati di gunung-gunung es kesendirian ketika kau memecahkan kerinduan

jauh, dalam dan merasa terbuang…

 

untukmu yang telah mendahului ku…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s