rumah siput(2)

dibalik mimpi-mimpiku yang terlalu besar dan terlalu sulit diraih

aku masih tetap meletakkanmu utuh pada sisi satunya

tak ingin lari, walau harus terhenti pada masa yang berakhir di bumi

 

setahun setelah kita memutuskan mengganti huruf kita menjadi kau dan aku, mengganti bahasa lisan kita menjadi bahasa biasa, aku masih melihatmu dari jauh, masih sengaja memutar rute mobilku untuk hanya bisa lewat kosan mu siapa tahu bisa melihatmu malam diatas beranda kosanmu, dan mungkin hal yang paling sial mungkin aku akan melihat ruang kamera kompleks antara kamu dan pacarmu yang membagi makna cinta yang tidak sempat terbagi denganku…naifff

akhir tahun ini semua masih dimulai dengan perkuliahan biasa, dengan kelas, praktikum dan tugas besar yang sama, cuma aku sepertinya bisa menghantam sedikit sks keatas untuk mengambil tugas akhir, sepertinya namamu juga keluar pada pembimbing yang sama denganku..

sudah setahun kita tak saling bicara, yang ada hanya diam, dan senyum kecil yang kecut dari kita berdua yang mungkin saling menyalahkan siapa yang bertanggung jawab pada kandasnya usaha yang sia-sia.. but well aku masih percaya apa yang kupercayai tidak akan terbuang sia-sisa selalu itu yang kusiapkan ketika aku mulai capek dengan kondisi ini..

bertahan dengan kediam-anmu, walau kita beradu pandang diloby, di perpustakaan atau terjerat ketika satu lift dengan mau menunju perpustakaan lantai empat, masih ingat sekali aku ketika itu

“hai, keperpustakaan juga”  tanyaku dengan bicara sangat sopan kepadamu

“iy” kamu mengangguk diam

hanya kita berdua berada dalam lift itu, tetapi kita seperti manusia tak saling kenal,berbeda bahasa

tidak saling mau mengenal dan mungkin belum pernah kenal

dari samping mu aku tertegun

ingin aku diberi waktu untuk bersamamu, sedikit saja, tak menghentikan ruang2 waktu yang memang seperti rumah siput bagi nada-nada antara aku dan  kamu..

“bagaimana kabar kamu sekarang” kau tiba-tiba bertanya, membuat kau terkejut

masih kaku aku berdiri dan memegang sekumpulan jurnal ditanganku, aku bingung menjawab apa

“baik..”

tak lama hanya membutuhkan waktu beberapa detik akhirnya terpisah kesempatan yang membuat kau bertahan pada waktu satu tahunanku untuk bicara denganmu

:tahukah kamu,aku memperhatikanmu, diam jauh dan tak mau menggangu keseimbangan hidupmu, melihat mu dari kejauhan dengan kamera slr ku, menungguimu pulang dari lab dan memastikan kau pulang dengan aman, tahukan kau setahun belakangan aku sudah seperti paradigma manusia posesif yang menutup adanya kemungkinan lain dari hidupku, kemungkinan untuk berbagi dengan junior-junior dan teman seangkatan yang mencuri-curi perhatian ku sambil memberi perhatian lebih padaku, mulai dari menelfon setiap malam, membawakan ku makanan dilab, sampai menemuiku di kosan. aku tak ingin mereka,aku butuh kamu dengan wajah sayumu, dan wajahmu yang menetramkan hatiku, aku butuh seseorang yang ketika aku bicara padanya seperti menembus jam dinding yang selalu saja tak pernah setia.. atau menghabiskan waktu seharian untuk cerita ngolor-ngidul tentang kamu.. aku cuma ingin k.a.m.u

semua kata-kata diatas seperti tertanam, unik dan pastiuntuk menjawab ketidak pastian yang ternyata real, aku membuat dunia sendiri.

“prepared for glory” its so hard.. ucapku membatin ketika melihatmu dijemput oleh pacar mu di parkiran..

sebulan setelah tragedi lift aku melihatmu diam di ruangan lab mu, ada apa ini benakku

matamu bengkak seperti baru menangis,  berbicara ketika matamu dan mataku beradu pada argumen ruang 3 m jarak kita.

“aku butuh teman cerita” sepertinya itu pernyataan yang menyangkut pada hatiku tentangmu..dalam

 

 


One thought on “rumah siput(2)

  1. mungkin gw cuma bisa kasi tau prasaan gw pas baca rumah siput kali ya(dari pada gw bingung mesti kasi comment apa),hehehe..mudah2an apa yg gw rasain bisa lo interpretasi kan ke dalam suatu penilaian
    kentang_goreng04: dan pas gw baca,,prasaan gw adalah,,senaaaang..
    kentang_goreng04: aneh yaa..ga tau,,gw menantikan apa lagi yang lo tulis di baris selanjutnya..
    kentang_goreng04 is typing…
    kentang_goreng04: gw ga ngerti apa karna inti cerita itu sperti yang gw alami,,atau memang lo yang bisa buat cerita itu menarik..

    by teman’s di kanayakan
    makasi banyak… membantu saya menginterprestasikan ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s