beradu cerita

malam yang sama, tidak hujan, tidak ada petir, tidak ada badai yang menghantam..

tenang, beradu tenang dengan rumah-rumah kosong di daerah pensiunan jendral, sangat tenang

saya beradu kelihaian dengan bosan yang mengadu nasib dengan lebih spesifik pada rangkaian larut yang semakin memuncak

apa salah saya pada paradigma yang memegang untuk tetap bertahan melawan kantuk yang seharusnya menjadi sahabat bagi jantung, hati dan organ dalam tubuh, saya kebanyakan bergadang….

terlintas pada masa setahun lalu, dua tahun lalu tiga tahun lalu kebelakang.

entah mengapa senang sekali saya melihat kebelakang akhir-akhir ini, pada rangkaian kereta lama yang mengantarku cukup sejauh ini, dan berharap semakin jauh lagi nantinya,

malam ini saya melow…

saya tiba-tiba beradu pandang pada kamar yang lampunya sudah dimatikan , namun tidak juga mengantuk, mencoba berbagai cara untuk mengundang tuan tidur merasuk ke diri, hasilnya- gagal

membuka laptop dan mulai menulis, bertanya, sedang apakah dia, bagaimana dia, apa yang difikirkannya, semua memang telah benar-benar berlalu, ada yang harus dijalani lebih jauh, tapi bagi  saya tak perlu memutus rantai cerita yang pernah susah payah ditulis,

segalanya benar-benar berbeda, menjalani sesuatu yang baik sekarang, mungkin dia juga disana, tapi selama 7 bulan terekhir saya bertempur melawan diri saya sendiri untuk menerima keadaan, menerima ketertolakan, baru 2 bulan terakhir saja berhasil memenangkan pertaruhan dan pertarungan dengan diri sendiri, dan berakhir dengan membagi cerita dengan yang lain.

apalah arti belakang kalau ada depan, apalah arti kiri bila ada kanan

tapi saya memberi makna yang dalam padamu,

tersadar:

*untuk menyayangi tidak perlu ada embel-embel memiliki, harus bersama atau segala yang membuat impact yang sangat besar pada diri sendiri..

menyayangi tidak perlu koresponden, tidak perlu aturan, tidak perlu perbandingan, cukup itu saja

tanpa perlu menjadikannya deretan huruf besar dan ditambah tanda seru, atau kata tanya yang berharap pada balasan..

^seseorang akan kebal bila mendapati perlakuan yang sama berkali-kali..

(status: tidak jelas, tidak bisa tidur, padahal besok mesti kuliah pagi sampai sore.)

mati gw


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s