mimpi saya hitamputih

saya patah, jantung saya tunggal

jangan berbohong lagi kalau kau masuk dalam mimpiku berkali-kali

aku menafikan apa yang menjadikan ini disebut kenyataan

bahkan di mimpinya mimpiku kau ada, merasuk ke tetesan darah ku yang tinggal beberapa liter untuk mati kesepian

jangan tinggalkan aku terus menerus cintaku, aku takkan tahan bila diguyur hujan kepagian

aku berdiri menghadap langit melawan awan mencoba meneriakan kekuatan hati yang aku tidak tau sampai kapan aku sanggup

aku bergemuruh pada langit, aku memberontak pada bumi, aku takut mati kedinginan..

aku menari, kehilangan dan mulai menulis tentangmu..

aku merindukan malam ini

malam ketika kau dan aku pernah berdua,

sambil memegang tanganmu aku berkata..aku mencitaimu..sungguh

lalu aku bangun karena alaram yang kustell 08.00, dan telat kuliah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s