harian 2

tidak salah bumi selalu menangis dikotamu dikotaku

menjadi sedikit melow dengan aroma kehitam-hitaman awan yang berkorelasi

seolah menyatu memprotes alam yang tak lagi ramah

padaku kau titipkan air berliter-liter, energi melimpah yang aku buang dan olah

padaku kau titipkan mimpi seribusatu bahasa anak cucu yang pasti ada

padaku kau titipkan pohon yang kokoh, hutan yang banyak ,oksigen yang murni

tapi padamu kukembalikan hutanmu jadi carbon berawan, asap, negri hijaumu kugunduli dan kutelanjangi dengan ketidak senonohan

padamu kukembalikan mimpi-mimpi anak cucu yang mungkin tidak akan pernah ada

ada masa aku hanya bisa melihat, sampai bibirku kering, tanganku luka dan tubuhku keriput

cucuku kelaparan, busung, dan dipenuhi kehausan akan hijaumu..

aku berperang tentang ketamakan yang menerawangi da nmenelanjangi hak hidup orang lain

aku dengki dimakan kesumat, tanpa berfikir bahwa akan menjadi tua

sambil berkata pada cucu atau cicitku “ini salah generasi kakek”

sambil mengangguk cucuku pasti berkata

“aku lapar….hauss”

berharap itu hanya mimpi..

go greenn, hemat energi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s