dont (ever) give up!

Ibarat pion catur yang dikelilingi para mantri, raja dan pion–pion lainnya

Diimingi dengan ketakutan akan kematian dan pola langkah yang salah

Berjalan dengan teror dari depan, belakang dan menuju arah pertajaman menuju kematian

Di kategorikan dengan hadangan paling depan para panglima, raja dan kuda tentara seberang,

Dihunus menunggu mati menyelamatkan raja..

Tapi haruskah menyerah pada batasan yang ada?

Atau saya hanya akan membiarkan saya dibacok, dibunuh dan disingkirkan dari permainan tanpa arti, atau sebaliknya saya menjadi panglima yang kembali berjuang menjaga rajanya…

Saya pilih yang kedua sepertinya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s