getting older, getting better

pagi ini bangun telat, jam menunjukkan pukul 8 pagidan baru bangun  baru bangun. saya sedang dijajah malas yang membuat selalu mengantuk weekend ini.

ya minggu pagi, cerah, yang seharusnya dan sebiasanya dihabiskan dengan bersepeda keliling bandung sampe siang dan istirahat

tiba-tiba terasa ada yang aneh, pagi ini

sudah 24 dan merasa belum bisa, dan belum memiliki apa2.. hanya mondar mandir sana sini menjadi free lancer yang gajinya juga kadang ada atau kadang tidak, tapi sedikit beruntung sudah ada di lab sekarang dan sudah ada pemasukan pasti perbulan walaupun tidak begitu besar sambil menuggu beasiswa saya keluar. ya tahun ini saya sudah berusaha mandiri, mengisi kuota debit dengan keringat sendiri, makan dan berusaha dari tabungan sendiri, senang rasanya mulai bisa berdiri di kaki sendiri.brdedikasi untuk orang tua yang sudah pensiun tahun ini.

saya ingin merubah ini semua secepatnya, ingin berlari sekencang rusa yang berlari dikejar pemangsa, menjadi pelawan atas kemalasan yang menjadi sifat dasar manusia,

saya ingin cepat selesai kuliah, dan  mendapat kerja di departemen yang saya tuju dari saya kecil tempat bapak pensiun.

walau  mungkin jalan tak melulu lurus, dan tak melulu aspal tanpa tambalan, tapi cukup percaya apa yang dicita-citakan bisa berhasil dengan baik.. hehe

semoga saja

rencana mengakhiri masa lajang juga sudah mulai terbesit, melihat beberapa rekan yang semakin sukses dengan karir mereka setelah menunaikan ibadah menikah mereka, saya termotivasi dan ingin segera mengahiri masa lajang,

teringat ketika sempat pulang kerumah beberapa waktu yang lalu, dan bercerita kepada ibu,

” ma, saya selesai kuliah menikah ya”

ibu hanya diam , terpukau dan tak melanjutkan makannya.

mungkin dia sedikit bingung melihat saya sekarang, anak bungsu yang sedari dulu banyak permintaan, dan selalu menekan egois ketika dirumah, tiba-tiba sudah berubah jadi orang yang tidak banyak bicara, dan sedang membicarakan pernikahan, mungkin beliau masih shock dengan terapi pagi yang saya ucapkan pagi ini, mungkin juga dia berfikir anak kecil yang dulu hobi memanjat pohon jambu didepan rumah, dan hobi main main sampe sore dan dimarahi, yan ghobi merusak bunga bunganya, yang hobi menghilang tengah malam, dan hobi untuk jarang dirumah dan jarang pulang,  telah berubah perlahan menjadi pria dewasa yang siap untuk mempertanggung jawabkan hidupnya.

terakhir sebelum saya berangkat dari rumah untuk pulang ke bandung, ibu bilang sama saya:

” kalau ingin menikah, tabung lah dari sekarang uangmu untuk kebutuhanmu, siapkan mental dan temukan yang terbaik ya nak”

saya tersenyum, lampu hijau untuk saya, saya rasa.

dan sekarang semua berbeda, saya ingin menikah muda,dengan konotasi untuk hidup benar,  segera, saya ingin mengakhiri pertautan hati yang salah, saya ingin mengakhiri untuk kegiatan  bermain-main, berkenalan , menghabiskan banyak waktu, fikiran dan tenaga untuk seseorang yang nantinya bukan menjadi pendamping saya.. saya ingin mengakhiri semua ini, untuk tahun depan mungkin atau, awal 2 tahun lagi.

saya ingin menjadi pria yang bertanggung jawab dan mapan, saya ingin menggenapi permasalah saya dari dulu tentang pendamping hidup, mungkin saya bukan pria yang jomblo 24 tahun sepanjang hidupnya, namun saya tidak pernah sendiri sejak smu sampai sekarang, itu adalah masalah besar bagi saya.  saatnya memang untuk memenuhi kuota sebagai pria yang dewasa dan membagi cinta dengan seseorang untuk yang terakhir.

jodoh? saya belum memiliki seseorang calon istri, tapi saya cukup percaya seiring komitmen akan ada jalan untuk menemukannya

setiap fenomena ada ruang yang menjelaskannya

setiap masalah ada pemecahannya

setiap rumus ada himpunan terdistribusinya

dan setiap tulang rusukku ada tulang rusuk satu lagi sebagai pasangannya

dan tugasku untuk menemukannya…

sedikit percaya bahwa, setelah mengakhiri masa ini, saya bisa berjuang lebih kuat karena saya tak lagi memperjuangkan diri saya sendiri tapi juga dirinya..🙂

menulis dikamar dengan kopi, dan jendela yang masih tertutup

aku rasa udara masih sangat dingin padahal sudah jam 9.32 pagi.

waktunya berberberes


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s