mungkin

pernah kah kau berjalan terlalu sendiri dan kedinginan

mencoba melawan rasa lapar dan kantuk yang menjadi ancaman sebelum direnggut kematian

ini hawa, bau maut…

tempat surga dan neraka berdiri berhadapan sambil menjual kebahagiaan di emperan jalan

pernahkah kau merasa terlayak duduk di pinggan emas,

atau  hanya termangu berebut tempat makan dengan si miskin di tong sampah

wadah fanatis , tempat manusia didudukkan terakhir kalinya sambil menyangkal perbuatan tercelanya. ini cinta milik siapa, terkaku, untuk terakhir kali,mungkin

atau ini wadah yang menyelamatkanmu yang kau sebut KITA….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s