soft skill

Soft skills is a sociological term relating to a person’s “EQ” (Emotional Intelligence Quotient), the cluster of personality traits, social graces, communication, language, personal habits, friendliness, and optimism that characterize relationships with other people.[1] Soft skills complement hard skills (part of a person’s IQ), which are the occupational requirements of a job and many other activities.

mana yang terpenting soft skill atau hard skill?

banyak teoritis yang membenarkan sesorang dengan hardskill tinggi akan sukses, saya juga tak menyalahkannya, ada representasi yang tak bisa dilupakan akan adanya softskill, sesuatu yang semakin disadari dianggap ‘terlalu penting’ untuk ditinggalkan begitu saja, dianggap sampingan dalam menyebut arti kesuksesan nantinya,

softskill selalu berbau sosial, komunikasi, perilaku, optimisme yang menjadi bagian lain dari IQ, dan meyeimbangkan perilaku penting dalam kehidupan..

mencoba menyingkirkan kepentingan akan IQ, merepresentasikan kepentingan baru akan sofskill

saya rasa ilmu pendidikan, pengetahuan akan terbatas itu-itu saja, dengan pola yang akan sama, sederhana dan mungkin juga tidak akan terlalu maksimal tanpa ada pengkajian lebih jauh, optimisme akan mendapatkan hasil baru, tak kena lelah, menyerah dan sedikit percaya akan rencana dan plan itu akan berrepresentasi pada peningkatan akan pengetahuan itu sendiri

tak sedikit masayarakat miskin yang menjadi sukses bukan karena kepentingan mereka akan pengetahuan, tetapi hanya bermodalkan toleransi, usaha, pertemanan.. apapun itu …

mungkin ada beberapa hal yang dapat digunakan untuk meningkatkan interprestasi softskill

  1. Menjadi bagian dari suatu organisasi, untuk belajar menghargai dan dihargai orang lain
  2. Meneliti kepribadian Anda dan menulis sisi baik dan buruk kepribadian Anda dengan melakukan kroscek
  3. Mengatur waktu dengan lebih baik
  4. Berani Menghadapi kritik
  5. Belajar memberi kritik dengan positif

Ada juga beberapa cara yang mudah untuk meningkatkan interpersonal skill, sehingga kita, anda dan siapapun punya hubungan baik dengan orang lain.

  1. Tersenyum lah dan pandang wajah lawan bicara ketika bicara, tularkan energi positif
  2. Menghargai orang lain, setidaknya itu akan membuat anda belajar untuk menikmati hubungan sosial anda
  3. Belajar mendengarkan orang lain
  4. Berkomunikasilah dengan jelas, pada arah tujuan dan speel pengucapan yang jelas
  5. Penuhi diri dengan rasa humor, sehingga mengundang orang lain akan tertarik unk berbincang dan mengenal anda
  6. Jangan sering mengeluh. last but not least.. keluhan-keluhan hanya akan memperlambat anda mencapai tujuan anda

secara representasi besar saya hanya akan tetap memilih SOFTSKILL untuk pada kepentingan berbeda..

selamat mencoba.:)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s