Permasalahan Terminal Keberangkatan Domestik Sukarno-Hatta

Hari ini berangkat kepekanbaru, menuju terminal keberangkatan 1a, dan well see sudah banyak sekali permasalahan yang timbul di terminal keberangkatan bandara Internasional Sukarno -hatta ini

  • kondisi terminal sudah tak cukup memungkinan untuk melakukan banyak pergerakan, sehingga terkesan terlalu ramai, bahkan sudah mirip dengan terminal bus, atau kita sudah lupa ini terminal sukarno hatta terminal internasional yang kita banga-banggakan di indonesia, kalo sudah terminal keberangkatan sudah seperti terminal bus, lalu yang lain? terminal bus akdp yang lebih kecil? nais.
  • ada peraturan jelas di ICAAO, SNI, dan peraturan masterplan yang secara jelas menyusun bagaimana luasan ‘masuk akal’ di bandara internasional. ada aturan yang pasti mengenai kapasitas maksimal di suatu bandara, kalau memang sudah maksimal kenapa tidak dilakukan studi pengembangan permasalahan atau paling tidak dilakukan pengembangan terminal untuk kesempatan yang lebih baik dan manusiawi
  • “mati lampu” mungkin kalau saya orang eropa terbang keIndonesia dan sampai di Soeta pasti saya bilang “PLIS DEH”, terminal yang berfungsi sebagai pintu gerbang masuknya masyarakat luar, ke suatu daerah dari domestik sampai internasional mati lampu? seperti ya kita tidak berkelas, oke saya setuju kalau harus ada pemadaman di rumah-rumah atau pemadaman di apartemen-apartemen, ya paling tidak kita masih belajar dalam mengelola energi, tapi jangan di bagian-bagian vital yang harus dikorbankan, apapun yang terjadi pemenuhan kuota kebutuhan energi untuk bandara Internasional pula itu harus diperjuangkan, atau mungkin listrik cadangan, atau kalau perlu mengeluarkan biaya berlebih untuk suatu pembangkit listrik dibandara.
  • ruang tunggu untuk boarding sudah tidak cukup untuk menampung kapasitas penumpang yang sangat banyak, sehingga penumpang terpaksa duduk di emperan sebelum menunggu panggilan keberangkatan, apalagi apabila ada delay, selamatlah semua penumpang di penerbangan berkumpul di satu ruang yang sama , dan anda dapat membayangkan bagaimana tidak manusiawinya penerbangan dan komponen pelayanannya saat ini.

untuk pihak pengelola, tolong juga hormati kebesaran bangsa ini dan penilaian bangsa ini pada even-even dan bagian tertentu yang selalu bisa mendongak perwajahan kita di pangsa internasional. paling tidak menteri Perhubungan Bisa menindak lanjuti kepentingan yang sangat penting..

sudah dulu menulisnya, akan berangkat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s