kamu

ceritakan aku tentang kepastian, tentang rotasi bumi yang sudah semakin mengerucut bahkan melempeng arahnya, ceritakan aku tentang kepastian kekasih kepastian tentang terbitnya matahari esok pagi dan bukan samar-samar atau mimpi yang kehilangan satu sudutnya.

tapi tolong jangan bicarakan tentang kesetiaan, tentang perlawanan hati pada keadaan yang tak jemu membuat aku gundah dan gelisah. sudah kucukupkan gelas dan cangkirku tapi masih rasa kurang manis adukan kopimu, atau terlalu pahit sehingga aku menyadari hidup memang bukan perkara adil dan manis.

kalau mau cerita, bicaralah karena tak jua aku jemu mendengar kamu dan suaramu, kalau menangis nanti kutitip bahu pada pak pos atau lewat layar kaca dari skype ku basuh air matamu. kupegang tanganmu, atau paling tidak tiap malam aku bawakan lagu aditya sofyan dari gitarku sambil memandamu memakai baju tidur yang kebesaran sambil menawarkan coklat hangat ditanganmu.

mungkin hujan lebat, dan awan pekat kehitaman dititipkan pertanda aku akan kuatir pada rusukku di sisi lainnya, bukan percaya atau tidak, bukan sekedar emosi karena tidak memiliki waktu atau tidak, aku cuma rindu.

rindu duduk disebelahmu lalu kamu menyandar manja sambil cerita tentang apapun hari ini.

aku duduk disini menungguimu tidur lelap dan mematikan skype dari laptopku, mengetikkan.

selamat tidur sayang, jangan bermimpi.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s