me-renung

bukannya kita adalah kalifah-kalifah dibumi ini

yang hanya sekedar bersadar dan lalu akan pergi menjauh ke kehidupan akhirat.

lalu kenapa fanatismemu berlebihan sehingga kau membakar dan membunuh yang tak sama denganmu

bukannya, bumi ini satu, dengan rentetean langit, matahari, bulan dan bintang yang sama.

lalu kenapa kau anggap itu berbeda.

bukannya nenek moyangmu dan ku juga penganut agama nusantara yang berbeda dengan yang teranut sekarang.

lalu tidak kah kau sadar kalau bulan punya nama yang berbeda-beda dimasing2 bangsa

kalau purnama tidak datang bersamaan di seluruh bumi, atau terang tidak dibagi merata dipenjurunya.

berhentilah memungkiri kalau konotasi itu sebatas prinsipil..

yang baik akan tetap baik, yang buruk akan tetap buruk bagaimanapun menutupinya.

karena bagi saya kita manusia, berbentuk sama yang memiliki pencipta Satu.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s