Elegi cinta dan pasir putih (sumpah ga nyambung!)

“Love is like a sand in the hand. The more you keep it, the more you lose it..”

gw ngerti banget sekarang makna ini, setidaknya gw pernah baca quote aneh bin ajaib ini waktu masih jaman smp jaman nerjemahin bahasa inggris  pake kamus inggris-indonesia yang tebelnya segede gaban, jaman cupu-cupunya masih cinta-cintaan ama celana gombrang, hp monoponik yang merek se t100 dan  motor ceper, ah ga nyambung deh..

konteksnya si bener, cinta itu beneran kaya pasir, lo tau pasir kan? semakin lo menggenggamnya, semakin pasir itu hilang dari gengaman tangan lo. coba di konteks yang satunya semakin lo tidak menekan dan menggenggam itu pasir at least pasir akan berada pada kondisi yang sama.

intinya semakin lo takut kehilangan, semakin lo takut kehilangan–>= semakin lo kehilangan gw cuma tinggal menghapus kata depan yang tidak biasa dipakai oleh fikiran

semakin lo takut jatuh semakin lo takut jatuh, semakin lo jatuh dan jatuh dan jatuh semakin dalam dan dalam (berapa dalam mas? ndak tau mas saya masih baru tinggal  disini *pake logat penjual batik pekalongan yg gw temuin kemarin sore di bip…)

at least

inti dari tulisan ini…

entahlah tapi jangan menekan terlalu kuat kawan, menggegam terlalu keras, karena itu hanya akan menyakiti dan membuat lo kehilangan segala yang sebenarnya ingin lo lindungi

orang yang lo sayangi yang lebih berharga dari apapun, sudah siap kehilangannya?

nanti dulu lah!(maaf kebold)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s