saat ingin menulis lalu mengetik berkali-kali dan berkali-kali juga menghapus tulisan itu,

saat ingin belajar, tapi kok malah masih belum enak ini perasaan.

kenapa mesti dibuat susah kalau bisa dibuat mudah. kenapa mesti ada penyesalan yang sebesar itu seperti tidak pernah ada hal baik saja yang bisa diceritakan. kenapa mesti memaki dan terus menerus padahal saya tidak bermaksud apa-apa.

lalu saya bertanya kenapa saya berada di keadaan yang sama padahal seharusnya saya lebih dari ini, kenapa mesti menunggu hal-hal yang tidak baik untuk ditunggu, lalu ketika sudah menunggu apa? lalu kalau berjalan lebih jauh kenapa juga.

sudah gagal di 23 tahun apa harus gagal di 25 tahun? lalu kapan? menyelesaikan hal-hal yang seharusnya menjadi katalis untuk rencana besar lainnya, toh ini masih proses bukan kehidupan yang besar yang sedang diperjuangkan, bukan pula tentang kehidupan sebenarnya, saya masih belajar dan bahkan master saja belum beres, dan bahkan penghasilan saja belum pasti.

kenapa mesti menyalahkan diri sendiri kalau objek yang dimaksud tidak perduli, ah sudahlah… apapun ceritanya mesti tahun ini.. mesti tahun ini~!

berhentilah menekan diri, kalau memang sudah jalannya biarlah itu berjalan apa adanya.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s