lelakon

kalau ini adalah panggung, dengan topik sandiwara. akan kubentuk topeng paling tebal untuk menutupi mukaku

akan kupakai jubah paling loyal untuk menutupi karakterku

kalau ini adalah sandiwara lelakon-lelakon itu dalam sistem periodik yang berlainan

kalau itu cerita lalu aku menjadi aktor yang memainkan fasih lain dalam sayembara yang saling berbeda.

kalau itu tentang cinta aku memilih menjadi pemain tunggal, menikmati rasa sakit yang kau beri cintaku.

kadang hidup penuh lika liku, tapi biarlah biar aku nikmati lika-liku menjadi abu yang dibakar rasa kasih-kasihan.

saat melihatmu berdiri aku sudah melihatmu di bagian masa depanku dengan aktor, kisah, sandiwara, lelakon yang sama.

k i t a.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s