Bulan malam ini

rembulan itu merindu, beradu padu dengan kelam, dan bintang yang malu-malu tertutup awan

duduk di surga singgasananya, berkabut kesepian dan berkedok kesendirian. ah sungguh rupawan!

rembulan itu membentuk satu palung yang dalam, seperti bercerita tentang sulitnya menaklukkan hatimu

rembulan itu bercerita tentang kita yang sudah menjalani banyak hal, lalu mendadak kau meninggalkan ku duduk ditepian, mengerikan!

rembulan itu bercerita tentang cintaku yang kelelahan kau tinggal diam dan pergi menghilang. padahal aku masih ada disini, ah menyakitkan!

rembulan itu terang, berbagi dengan bintang yang berjarak 2000 tahun cahaya menggodaiku yang duduk sendiri beradu kabut kelabu…

ah bulan, pergi sana, kau meluluh lantakkan hati yang sudah hancur lebur.

Bandung, Ngopdul 19.00


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s