melawan aruslah sayang

melawan arus lah sayang..

tinggalkan ketakutanmu di mimpi-mimpi yang berakhir di hari cerah

bawa aku titipan mawar kemarin sore, mawar tempat aku cerita bahwa cintaku lebih merah dari itu mawar

melawan arus lah sayang, lalu kamu duduk dibelakang kapal kita

biar aku mengayuhnya dengan sekuat tenaga dan kamu mendukungku dari belakang

melawan aruslah sayang, saat kita kesusahan kita akan berbagi tawa yang masih tersisa

melawan aruslah sayang, tempat kita akhirnya berdiri di savana-savana atau di lembah atau dipulau baru

berdua, tidak bukan berdua

bertiga atau berempat dengan anak-anak kita…

tempat benih cinta kita menjadi satu dan memberi hidup lebih berwarna..

melawan aruslah sayang dengan ku, karena bila kehilanganmu hancurlah ragaku.

 

Bandung, 31 Maret 2011

Ngopdul 19.00


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s