merayakanmu..

lalu lara itu berpaling pada nadi mulai melemah

telah kuberi sinyal pada laut hatimu yang terdalam yang bersilangan antara ombak, yang menjadi racun dalam sepi

lalu senyum malu-malumu bergetar ketir perlahan masuk ke saraf otakku dan memenangkannya, menjadi impulsif pada ingatan

ceritamu itu laut langit yang tak tergoyah pada rentetan ratusan keadaan yang mempesona, mencipta raga yang tergolek lemah

ceritakan padaku wanita, dipelabuhan mana kau simpan hatimu? lalu biarkan aku berlabuh melewati ombak terbesar, palung terjauh, laut terdalam sekalipun untuk memenangkannya,

ceritakan padaku wanita di salihara mana kau tanam rasamu, biar aku berburu dengan pasir, dengan badainya dengan panasnya untuk menyimpannya

atau setidaknya biar kupasang pasang malam yang remang-remang didepan jendelamu dan bulan lena yang melayang romantis di sudut kamarmu

dan dalam mimpiku kali ini, aku tergigau namamu …

ah sudah, kau memang sudah meracuniku..

lalu melihat langit merintih kedinginan sambil memeluk hujan, dan aku yang sangat ingin memelukmu…

sambil merayakan cintaku padamu…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s