menyublim

berhentilah menggurui hidup otakku

lalu berhentilah membebat luka dengan cara yang salah

berhenti menanggalkan diri pada lelakon yang berbeda

kadang kau juga perlu luka untuk menyembuhkan luka yang satunya

sebelum nantinya  ada cinta yang menyumblim dan menjadi rasa memiliki seumur hidup

ah aku rindu itu, ucapku pada cangkir kopi yang sudah dingin..

selamat menyumblim dari kenangan menjadi masa depan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s