kepingan sepiku

ada tetes-tetes rindu dari air yang bergantungan di atas atap, satu persatu turun-perlahan-lahan

ada tetes-tetes keinginan bertemu yang lalu mendidih menjadi uap dan menghilang di udara

seperti tegukan terakhir pada minumanku di pinggir-pinggir jalan di bar di French Bar Canyon pinggir jalan Fraser River .

mengering dan meninggalkan sisa berat yang entah kemana.

aku tidak sadar dengan alkohol yang menjadi barang memabukkan

atau mungkinkah suatu saat kita bertemu dan diharuskan menjadi lakon-lakon dalam teatrikal commedia dell’arte di italy.

berdiri di depan panggung, menjadi patung, sepuluh, dua puluh menit sampai sejam.

ah sudahlah

aku titipkan saja salamku pada waktu, pada bungkusan rindu yang terkirim di email-email mu, dan di doaku padamu

aku diracun…cintamu

dariku-untuk-mu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s