cita-cita dan bela negaraku

lalu bila memang kondisi dan rekondisi kita seperti ini, apa kita sebagai kaum muda akan diam saja?
menanti datangnya hujan di pagi hari, lalu berharap ada salju di jakarta di siang bolong tengah jam 12 siang

apa kita hanya menjadi pemuda yang tertidur, lalu larut pada mimpi-mimpi sendiri

dimana pelajaran PPKN dan bela negara yang kau habiskan beberapa tahun di bangku sekolah, atau mungkin bila ku tanya trigonometri dan termodinamika, momentum, elastisitas kau mengerti? ah aku juga mengerti.

apa kita akan habis di makan rayap-rayap kebutuhan diri sendiri.

setidaknya berusahalah, bila gagal setidaknya kau sedikit terhormat mengangkat kaummu

tapi bukan nya gagal itu hanya proses, dan hasil akhir adalah berhasil dan jaraknya ialah waktu dan kesabaran.

hari ini kuambil saja mimpi-mimpiku dari kolong langit dan kolong tempat tidur untuk menulis lebih banyak, membaca lebih banyak , berfikir lebih banyak, berdiskusi lebih banyak

siapa tahu Tuhan yang maha baik itu sedang melihat tetes-tetes keringat kita lalu memberikan tempat yang layak

mungkin mempersiapkan payung sebelum turunnya hujan cukup bijaksana.

untukmu cita-cita dan bela negaraku.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s