dedicated to you…

apa salahnya bila mencoba, lalu gagal tidak bisa mencoba lalu tetap gagal, siapa yang salah, lalu berhenti tiba-tiba siapa yang salah. bila memilih untuk berhenti berjalan dan berbalik arah, siapa juga yang salah?.

bukannya objek dan subjek juga tidak boleh dipersalahkan pada kondisi dan rekondisi yang sama?

bukannya keterangan waktu dan keterangan tempat juga berposisi pada bentuk yang berbeda?

lalu, ada beberapa kamuflase berarak-arakan mengharap menjadi sebuah sandiwara dan opera yang saling bertumbukan

tidak ada yang salah, tidak ada yang benar.

mungkin keadaan? mungkin kesempatan? mungkin memang sudah jalan yang menyatakan demikian.

berdiri-hilang kendali-berhenti-kembali berdiri walau dalam frase dan filsafat cercaan yang sama.

taukah kau wanita, keturunan kaum hawa.

bukan aku ingin menggurui hidup dan mati.

tapi rasa cinta memang tidak bisa ditebak dan dan perginya.

yang lalu hanya meninggalkan nelangsa.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s