kutukan sebagai manusia

bagaimana kita bisa menghormati orang lain, bila perlahan kita tidak bisa menghormati diri sendiri

menghormati keinginan, menghormati keluarga menghormati orang tua

lalu pernahkah kau menghormati cita-citamu?
dan tidak meninggalkan mereka dibawah kolong tidurmu

membiarkan menguap menjadi angan-angan.

bukankah berjuang habis-habisan sudah mejadi kutukan kita sebagai m a n u s i a!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s