suatu saat.

perempuan itu tangan kanannya dipegang oleh lelaki itu, diatas altar. mereka tunduk dibawah kuasa Tuhan pencipta langit dan bumi. mengucapkan janji seia -sekata dalam suka-duka sampai maut memisahkan. lalu pria yang gagah itu mencium keningnya.

yang aku lihat dia sangat bahagia, menggunakan gaun pengantin kebaya warna putih cream, dipegang oleh calon, ah bukan suaminya sekarang di sebelahnya. lalu perlahan lahan lagu menghentak-hentak pelan sekali dari piano didalam gereja.

bercampur tawa dan suka, lalu di surga dicatat tugas malaikat kasih sudah selesai satu, memadan-madankan anak adam dan hawa menjadi satu daging dan satu tubuh…

di sudut kiri gereja itu, ada aku… dengan baju kemeja panjang dan rapi.

menyenyuminya dari jauh, mendengar tawa renyahnya yang lama hilang, menghitung gelinding duka menjadi suka, lalu aku pergi berlalu, merasa sudah menang, bukan menang karena telah memiliki mu, tapi aku sudah menang membuatmu mencintai orang lain, yang pasti aku tidak ingin ada air mata lagi padamu, bila pilihan itu bahagia maka aku akan pergi bagaimana pun caranya, agar kamu bahagia…

you look so perfect, perfect…

i just wish, segera menemukan bidadari dan rusukku yang masih entah dimana, aku tahu Tuhan menyediakannya, dan aku sudah berdoa untuk itu…sehingga dialtar nanti aku berjanji akan setia sampai mati.pada cintaku…

#suatusaatdipestapernikahanmu