Buta hati

buta hatiku oleh keindahanmu
hanya ada dirimu di dalam hatiku, di dalam hidupku
* tidakkah kau tahu ku sangat mencintaimu
namun kau tak pernah merasa seperti yang ku rasakan kepadamu
reff:
selama ini aku salah mengartikan maksud di balik hatimu
selama ini aku anggap engkau benar-benar cinta kepadaku
dan akhirnya ku tahu kau tak mencintaiku

selama ini aku salah mengartikan maksud di balik hatimu
selama ini aku anggap engkau benar-benar cinta kepadaku

memutar lagu ini berkali-kali dan kali, mungkin sudah 5-6-7 kali aku memutarnya sambil membaca beberapa lowongan kerja, dan beberapa doctoral scholarship ke eropa dan jepang dari internet, dan memikirkan permintaan bapak untuk tinggal dengan mereka, entahlah sulit sekali kalau yang terakhir.

lagu yang mengingatkanku padamu.
aku ternyata pernah  merasa buta hati ketika berjalan bergandengan bersamamu, kita seperti sepasang kekasih yang tertawa-tawa di mobilmu lalu makan di pvj, dibioskop saat kita berpegangan tangan dan mencuri sesekali berciuman,seperti anak smu saja, padahal berpacaran pun tidak.

selama itu aku salah mengartikan maksud dibalik hatimu hatiku, lalu kita seperti hanya ingin berbincang tapi jadinya berkalimat terlalu romantis, seperti sedang ingin berdua saja malah menjadi mesra.

kita berdua-dua, menyusur braga untuk kufoto, makan di banyak tempat, tersenyum ria.
atau masih ingat saat aku memperbaiki letak rambutmu sebelum aku foto? kamu merasa canggung dan aku membelai lembut kepalamu, ah indah sekali.

kalau dipertanyakan tidak ada yang benar-benar salah, kamu memiliki pacar ketika itu, dan kau tau aku memiliki dia, tapi entah berapa kali kita berulang melakukan rutinitas yang sama. sekali, dua kali ah sering sekali, seperti sedang main kucing-kucingan dengan pasangan kita masing-masing.  atau masih ingat ketika aku memelukmu dari belakang saat kita berdua-dua didago atas? kamu bercerita tentang masa kecilmu, manis sekali.

kalau itu satu kesalahan kurasa kesalahanku adalah mencintaimu saat kau dengannya dan aku sedang memegang tangan wanita lain.
sampai saat berakhir…
kau pergi, dan aku berlalu begitu saja, lalu kita melayang-layang

*suatu pagi saat tidak sengaja melihat fotomu dari facebook ku*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s