surat padamu langit mendung.

hai langit yang menampung bumi di bawah awan-awan yang menjulang penuh, menuntunnya untuk hujan

siang ini, aku titip cita-citaku setinggimu, harapanku sejauh antara jarak kita, atau paling tidak tiga apa empat jengkal dari mu.

aku tau kemampuanku yang memang akan kandas di fikiran yang terbatas

aku tau kelemahanku yang memberi pertanda stop seperti pada lampu merah pagi hari di pinggir jakarta yang macet.

tapi aku tidak akan mudah menyerah.

kalau aku jatuh, aku percaya badanku yang sekonyong-konyong akan bangkit berdiri, kalau aku melemah, aku tau fikiranku yang dengan otomatis akan membuat antibiotik terhebat untuk melawan rasa-rasa lemahnya.

aku ingin lebih, jauh lebih.

*atau setidaknya taukah kau langit? aku ingin merubah nasib diri dan keluargaku…*

sesederhana itu saja.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s