bandung-pagi-

aku bahkan tak bisa membelah gelora-gelora yang mendalam yang seakan-akan ingin menghilang, di batasan sadar dan tidak sadar.

aku kalah oleh keadaan. kalah oleh entah, apalah namanya itu

aku melihat mu, melihat kita malam itu, bergandengan tangan namun berjalan tidak bersamaan

disisi satunya aku ingin menatap matamu dan berkata, ayo kita berjalan kekanan sayang, namun kau masih ingin berlari-lari

kau masih ingin memperjuangkan apa yang baru kau dapat.

lalu aku?

tanyaku.

kita hanya bisa menertawakan keadaan, hitam putih, biru, merah, tanpa bisa melawannya.

sempat aku cerita jalan tengah terbaik untuk ini.

tapi benar kata orang, dalam sebuah hubungan jalan tengah terbaik pun pasti merugikan salah satu pihak, atau dintara kita ada yang belum ikhlas untuk berjalan bergandengan tangan?

aku curiga…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s