membaca blogmu siang ini

berapa kali kamu memutuskan meninggalkanku?
tak terhitung
terakhir kali?
sudah cukup
jika memang Tuhan
biarlah kehendakNya yg jadi
tapi untuk sekarang
tidak

aku seperti beriak-riak siang ini, akhirnya aku membaca sesuatu tentangmu lagi. sudah lama-cukup lama kita tidak berhubungan, terakhir aku yang mengantarmu ke citywalk untuk berangkat ke medan, setelah itu puluhan smsku, telfonku berkali-kali tak juga kamu angkat. aku bingung dengan kita, yang berdiri antara ada dan tidak ada, antara iya dan tidak. setengah mengerti setengah tidak.

kamu sangat mengerti jawaban mengapa kita banyak berpisahnya, tau sekali. aku bahkan tau kamu mengerti semua dengan proyeksi a sampai z, jelas.

diawali dengan aku yang menyelesaikan masa laluku yang sangat-sangat mengganggu itu, lalu akhirnya berhasil menyelesaikannya walau dengan tidak baik-baik dan lalu masalah terbesar kita-jarak. lalu bagaimana bisa aku akan tetap menungguimu disatu kota, sedang kamu selalu berpindah, dari sana ke sini dari kalimantan ke palembang, menuju medan lalu terbang ke pojok surabaya, sedang aku disini tetap jakarta.

aku tidak mengkamuflasekan apa-apa, setelah kita bertemu dan bicara serius, aku tau pembicaraan itu tidak menghasilkan apa-apa. dan kamu jelas mengerti rencana-rencana ku tempo hari. bahkan sudah aku mendetailkannya padamu.

sekarang. entah, mungkin sudah terlambat bagiku, sudah terlambat bagimu…

aku merelakanmu, seperti apa rasanya. tapi bukankah ikhlas adalah ilmu menyerah dengan cara yang terbaik?

aku tidak ingin hancur lagi seperti tempo hari kamu yang berhasil membangunkan ku dari hancur itu sendiri.

aku berarak-arak, berlari-lari tanpa kejelasan melihatmu yang diam, tanpa arti…

setelah akhirnya sore itu aku memutuskan melanjutkan hidupku dan mulai menghapusmu dari list dan rencanaku lalu menggantikan poin mu dengan dia.

aku titip yang terbaik untukmu….

dan entahlah, aku rasa kita memang sudah lebam oleh jarak lalu menunggu waktu untuk hancur seperti sekarang…...

pesanku: jaga dirimu

untukmu yang mengerti sekali tulisan ini, aku tidak tau akan membalas dengan apa….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s