ada yang menjajah awan sore itu,seperti sedang berokerstra dengan nada dasar langit yang kebiru-biruan dan perlahan menggelap seolah sedang bersedih kemudian bercerita tentang kisah yang tinggal cerita, tentang hati yang patah dan ditemani remah-remah derita.

tentang rasa yang pergi entah kemana, tentang wanita yang akhirnya memilih pria yang berbeda, tentang hubungan yang retak, atau sesederhana tentang kecupan lembutku dikeningmu yang tidak ada lagi….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s