suatu saat nanti

Mungkin pada suatu saat nanti kita tidak akan berbincang dengan penekanan nada yang sama,

mungkin aku tidak menyelipkan kata-kata pertanda rasa sayang pada baris kalimat yang tersusun rapi untukmu

mungkin aku dicederai rasa rindu yang memilu masuk pada hidupku ketika melihatmu dari jauh

Tapi apalah bila memang hidup bagian antara mencederai dan tercederai oleh perasaan. Sudahlah hidup bukan hanya bualan tentang bulan yang bercumbu girang gemilang.

Tapi yang kuingat ketika aku berkata aku mencintaimu.. aku benar berkata demikian…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s