jakarta 15 September 2011

aku baru saja menyelesaikan rasa penasaranku dengan diskusi dan wawancara kerja di salah satu perusahaan konsultan di indonesia, pembicaraan yang entahlah ketika ditengah pembicaraan itu sendiri aku semacam mati rasa untuk meneruskannya.

aku semacam merasa bertanggung jawab bukan hanya pada diri sendiri lagi sekarang, aku tidak meneruskan wawancara kerja kali ini. aku mundur perlahan dan teratur, ada perbedaan secara prinsipil yang tidak bisa diloncati didalamnya.

besok akan kemedan, melakukan survey,entah apakah ini survey apa sekedar cross check ke lapangan mengenai kondisi terakhir yang terjadi sambil menyiapkan persepsi dan perubahan yang konfidental untuk proyek ini.

tawaran beasiswa belum kusentuh, aku teringat ketika berbicara panjang dengan Prof.Agus Sidharta di hotel mahakam yang mentemporerkan kerja keras ke dalam selipan selipan aksara penyemangat anak muda.

ill sir.

menunggu untuk menyiapkan tahun depan which is cuma tinggal beberapa bulan lagi, VISA, Passportku yang belum selesai, dan beberapa topik yang masih menggantung.

sepertinya aku akan terus mencari celah untuk masuk keperusahaan besar dengan ijazah ini, sayang rasanya bila belum pernah juga aku memanfaatkannya sedikitmu.

ketika tempo hari kamu bilang aku ambisius, aku hanya tertawa tawa dalam hati sayang.

 

i need some cash beib..

untuk bikin cita cita kita yang masih masterplan itu menjadi kenyataan..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s