perihal cintaku

lama aku menungguimu manis, datang lalu membawa selebar senyum yang kau sembunyikan dari cerita cerita kecilmu.

malam ini kamu memegang tanganku, sambil mengucap terimakasih.

ah aku yang berterimakasih padamu manis, kau titip madu yang menguatkan hatiku untuk terus percaya arti manis, kau titip rindu yang membuatku berbunga-bunga di malam malamnya.

malam ini kau peluk aku dari belakang, sambil mengucap rindu.

ah aku yang rinduĀ  padamu manis, pada senyumanmu yang menggelora hati hatiku pada harapan harapan yang kita bentuk dari tanah liat-tanah liat keinginan yang kita punya.

atau seperti aku yang berbicara pada ibumu tadi sore, perihal keingianan kita?

kau hanya tersipu malu mendengarnya dari ruang belakang.

aku mungkin tak mengerti cinta, tapi aku rasa aku bahagia bersamamu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s