Cisitu masih jauh dari tempat aku berdiri dengan lentingan rokok yang sudah hamper habis, seperti sedang bercerita tentang bayang di jalan kenangan di siliwangi yang basah kuyub tempo hari, bicara tentang rindu yang pernah melayap di malam malam dingin kota bandung, menarik kisah tentang cinta yang berat dikayuh ketika aku insomnia tapi bagiku kau tetap di zona fikiranku permanen


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s