why do you love me

Jakarta, sedikit berdebu setelah hujan 2 hari yang lalu..

Aku turun dari sepeda motor besarku setelah menggebernya dari kantor yang dikuningan untuk memasukkan progres modeellingku.  lalu masuk kedalam café yang sedikit remang remang didaerah kemang,

Ada seorang bartender yang tersenyum, pelayan dan beberapa pengunjung, dan band yang menyanyikan lagu lagu reggae.

10.00 pm mungkin itu lagu terakhir mereka

capucinno panas dan roti bakar menjadi menu yang paling berdamai dengan tingkat kolesterol yang meningkat setelah medical check up tempo hari

Menghabiskan waktu sendirian semacam menjadi habit yang sudah lama menghilang. Aku lebih disibukkan oleh pekerjaan dan bepergian spj dari proyek sana sini, dan tentu banyak sekali yang harus diurus untuk kepentingan resepsi, dari rumah sampai kredit mobil yang belum aku selesaiakan sampai biaya pesta yang harus segera di progress.

Di adat batak pernikahan akan dikukan mungkin sekitar 2 jam saja untuk pemberkatan di gereja, yang riweh luar biasa adalah adat yang harus dijalaninya, ada banyak sekali yang harus dilewati dimulai dari awal tahun lalu, marhori hori dinding-marhusip-martupol-dan lain lainnya yang for sure makes me speechless.

But that’s my culture and tradition

Banyak teman yang terkejut ketika aku membicarakan tentang pernikahan kepada mereka, beberapanya shock, tertawa menganggap ini hanya joke belaka, tidak sedikit keluar kata kata becanda lo…

But she’s so different.

Wanita cerdas itu buat aku merasa seperti orang bodoh, menumbuhkan rasa rindu yang menelusuk ke angan angan ketika aku diluar kota. Jatuh cinta itu anugerah kata mereka, bahkan sampai sekarang aku merasa bingung mengapa aku bisa jatuh cinta padanya. Semacam rasa panas yang berasal dari api tapi aku tidak bisa menggambarkannya, atau menelaahnya dalam bilangan algoritma parsial atau djikstra.

haha, aneh aku menghindari perasaan yang terlalu mendalam dan tidak jelas, menghabiskan capucinno dan beberapa slice roti bakar

Aku rasa aku sudah jatuh cinta dengan wanita itu sejak dulu, dan sekarang semakin cinta

Lalu sayup sayup lagu why do you love me yang dibawa sandhy sandoro mengalun pelan dari speaker café jam 12 malam, meninggalkan uang 30 ribu dan lalu berjalan pergi..menggeber jalanan dengan motorku

Why do you love me.. so sweet and tenderly..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s