papua pagi ini

kita adalah bagian yang tidak terpisahkan dari satu aliran kosmik yang saling mengikat, lalu seperti batu turun dari sengkedan yang rusak dilalap tambang orang asing

aku menderu dalam kelabu, aku teriak didalam diam. aku nanar dalam terang benderang

nadi ku berdetak, pelan, lemas dan tanpa bunyi, kita kehilangan anak di siang hari

 

 

Papua, hari ini


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s