5 tips penyelesaian proyek konstruksi

Konstruksi menjadi ujung tanduk dalam penyelesaian satu sistem Epc pada perusahaan epc dan kontraktor, dalam kondisi runutuan engineering, procurement, construction dan commisioning, sedikit banyaknya construction division menjadi tulang punggung proyek yang sudah dijalankan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat guna.

Dalam pelaksanaan konstruksi site sendiri banyak hal hal penting yang perlu diketahui dan disusun untuk menjalankan satu manajemen konstruksi lapangan yang baik .

berikut beberapa tips dan trik untuk menjalankan satu sistem konstruksi yang tepat guna dan tepat waktu dalam penyelesaiaannya.

 

  1. Perhatikan schedule : Perhatikan dengan baik bentuk schedule, milestone kapan dimulainya suatu pekerjaan dan kapan harus selesainya suatu pekerjaan. Dengan tuntunan proses per proses ini maka akan dapat tercermati dengan baik pekerjaan pekerjaan mana yang mungkin terlambat, dan pekerjaan pekerjaan yang harus dipercepat
  2. Gunakan pendekatan statis pada man power: Dalam suatu system konstruksi, percepatan dan kecepatan dari suatu pekerjaan sangat tergantung dari jumlah man power, yang terbagi atas banyak bagian, antara lain: skill man power dan unskill man power, engineer harus melakukan hitungan yang baik jumlah man power yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan cepat dan tepat, tidak berlebihan karena hanya akan merusak satu system pekerjaan yang diselesaikan. dengan pendekatan statis pada man power maka penggunaan manpower dapat diperbanyak apabila proyek terlambat, dan dapat dikurangi apabila proyek sudah on schedulle, atau bahkan ahead.
  3. Safety First!: Pekerjaan konstruksi akan selalu dihadapkan pada kontak terhadap alat berat, dan tools, keamanan pekerja sangat perlu diperhatikan untuk menjaga kesinambungan dan kelancaran pekerjaan konstruksi, adanya tool box meeting sebelum melakukan pekerjaan akan sangat membantu untuk merekapitulasi kemungkinan kemungkinan kecalakaan dalam bekerja. Adanya kerjasama dengan supervisor safety untuk ikut memberi point pandang keselamatan dalam bekerja juga sangat membantu dalam penyelesaian proyek yang cepat, tepat, dan aman.
  4. Perhatikan kebersihan area kerja: Area yang bersih akan sangat mendukung system konstruksi dapat berjalan dengan baik, kerapihan, kebersihan secara langsung dan tidak langsung berefek pada pekerja dan keteraturan dalam bekerja, sampah yang disusun dan dikumpul sedemikan rupa di satu tempat, perapihan tools, material di tempat lain akan sangat membantu untuk kenyamanan dalam bekerja, pembuangan sampah konstruksi secara periodic juga membantu keteraturan, namun dalam hal ini penggunaan ulang sampah dapat membantu untuk recycling sampah dan ketepat gunaan material habis dalam pekerjaan konstruksi
  5. Perhatikan tools, consumable tools, dan material  Tools, consumable tools, dan material menjadi ujung paling penting dalam pelaksanaan konstruksi, kerja sama dengan pihak logistic biasanya akan membantu penyelesaian pekerjaan dengan lebih rampung guna, dan lebih tepat dalam pemakaian, system collect dan kebutuhan before starting akan sangat membantu mengurangi idle time yang mungkin terjadi akibat waktu menunggu untuk kebutuhan tools, consumble dan material.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s