Perencanaan Pembiayaan konstruksi yang baik

Dalam Suatu Proyek, ketepatan hitungan dan perencanaan sangat berpengaruh terhadap cost dan beban cost yang akan dikeluarkan dalam penyelesaiannya. adanya suatu approach yang tepat terhadap penanganan dan implementasi  terhadap planning atau rencana yang terstruktur baik akan membantu dalam penyelesaian pekerjaan konstruksi dengan tepat waktu, tepat mutu dan dengan didukung oleh tingkat keselamatan kerja yang baik.

Salah satu proses paling penting adalah setiap detail dari full scope of works seharusnya sudah dapat teridentifikasi pada contract drawing dan spesifikasi pekerjaan. ditambah dengan sistematika penyelesaian yang sangat berkaitan dengan jumlah man power dan source apa saja yang diperlukan untuk penyelesaian suatu proyek sampai pada tahap konstruksi akhir. every single  task!

Selain detail scope of work yang tepat, maka saat starting suatu proyek komponen penting lainnya adalah diperlukannya suatu field supervisi, untuk menjaga mutu pekerjaan, mengurangi losing time sedemikian sehingga diharapkan pekerjaan dapat selesai dengan tepat waktu dan tepat mutu, karena supervisi yang baik akan mengurangi adanya kemungkinan kemungkinan rework yang bisa terjadi, dan membantu untuk collecting perubahan perubahan apa saja yang terjadi karena adanya Gap antara Lapangan dan Engineering design.

Dengan adanya field supervison yang baik maka resources management yang dikeluarkan menjadi maksimal, dan optimal, penyelesaian dapat dipercepat dari waktu semula dengan melakukan beberapa trick statis manpower atau speed up work time, sehingga beban biaya yang mungkin keluar akibat keterlambatan sebisa mungkin dapat diperkecil kemungkinannya yang dapat membantu mengontrol cost and time.

Project akan ahead with good allocations of resources, cost and time, and good decision for profits and losses, plus prosedur kerja yang ditata dengan baik dapat membantu pengontrolan akan cost, quality, safety dan waktu.

untuk penanganan biaya pembebanan pembiayaan yang seharusnya dipersiapkan by monthly budget dapat digunakan analysis simple sebagai berikut:

Projected Project Cost = SIGMA (Task Total Cost-Expeded to date + Balance to complete + Pending Cost + Anticipaced un recorded to complete

Dengan nilai Anticipaced un recorded to complete dapat dibentuk dalam bilangan persentase )+/- 20%)

Maka adanya projected yang tepat guna dan tepat sasaran maka kebutuhan cost dan pengontrolan cost akan berjalan dengan baik, dan diharapkan menjadi sumber energy yang dapat dimanfaatkan untuk penyelesaian proyek dengan tepat waktu dan tepat mutu serta profit yang tentu diharapkan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s