tumbuh dan berkembang

kita bangun pagi-tidur larut dan bekerja dengan keringat untuk belajar-lalu salah-kemudian belajar lagi-salah lagi dan bangkit untuk belajar lagi sampai setara dengan jepang jepang sampai setara dengan kapasitas bangsa eropa dan amerika. karena suatu saat kita akan menjadi bagian masyarakat yang dituntut berbuat banyak untuk bangsanya, dari kami yang belum selesai mencintaimu… Indonesia. Advertisements

saya benci lapar

matahari jam 12 siang. terik-dan hujan gerimis seharusnya operator alat berat itu sudah bisa beristirahat makan siang, lalu seorang pimpinan proyek jalan dan supervisor memangil nya dengan gaya angkuh dari dalam mobil bapak itu tergopoh2 turun dari alat beratnya, disuruhnya anaknya turun dan menjaga disamping alat beratnya “ini bagaimana kok bisa salah elevasinya, bisa kerja … More saya benci lapar

Hidup yang berubah

Kita akan menjadi serupa dengan pelangi yang membujur seolah menantang ┬áhujan yang baru berhenti diatas bukit bukit tinggi yang basah. tegaknya seperti menertawakan matahari yang kembali. aku percaya kadang kita perlu menentang diri untuk memenangkan hati. So hows life? masih terus berubah-rubah ? Seperti perputaran langit di bawah awan cumulus nimbus lalu 5 menit kemudian … More Hidup yang berubah

Hallo 2015

seperti sedang masuk di jalan berjalur yang padat, lalu menemui keberuntungan untuk bisa parkir di parkiran paling utama di gedung perkantoran paling sibuk di jakarta. masih disini, menyelesaikan beberapa sisa pekerjaan yang tidak banyak tapi lebih takes time daripada mengejar progress yang fluktuatif angkanya jelas setiap bulannya (workfront, resources, tools, schedule). beberapa nya memang seperti … More Hallo 2015

berpacu dengan rindu

dalam hati aku berteriak tentang rindu lalu dia pergi melaju berpacu dengan waktu jawaban dari semua pertanyaan adalah 2 dimensi dari waktu kadang kita yang tidak mengerti alasannya kadar rindu sudah pergi dahulu, lalu beradu lari dengan masa yang tidak tertahan aku terlalu jauh… merinduimu anakku… malam ini dikantor-08.30-kinabalu-malaysia

Nadine Alesha Gracia Manurung

Hidup berjalan terus dengan perlahan-dengan cepat-dengan terpatah patah- dengan ukuran waktu yang dibuat oleh manusia itu sendiri tehadap variable waktu yang sebenar benarnya tidak berubah. Hidup tetap menjadi sebuah perjalanan panjang dengan akhir. banyak yang lari ke sudut sudut bumi yang belum terjamah, hidup di kota kota besar yang belum pernah terfikir sebelumnya. Atau mulai … More Nadine Alesha Gracia Manurung

kelam tenang rindu dan cinta sampaikan salamku pada dia…