renta.

ada yang terbangun di malam hari, lalu larut dan sepi menyepi aku temukan kau di titik, lalu kita lari dari garis ke garis aku temukan kau di gelap tapi kita menghilang di sinar terang aku temukan kau di cangkir kopi.. yang dingin….dan hampir habis….. Advertisements

lumpuhkan aku.

ada rindu yang menggebu-gebu ada rasa yang besar yang mengguncang sampai tidak bisa tidur ada harapan yang mulai tumbuh dari mimpi kemarin sore ah, aku ingin kau datang kesini manisku, lalu tidak akan kulepaskan tanganmu ah aku merindukan memegang tanganmu cantikku, lalu takkan kubiarkan kesempatan itu tercuri waktu ah, aku pun tidak tau siapa kau … More lumpuhkan aku.

dedicated to you…

apa salahnya bila mencoba, lalu gagal tidak bisa mencoba lalu tetap gagal, siapa yang salah, lalu berhenti tiba-tiba siapa yang salah. bila memilih untuk berhenti berjalan dan berbalik arah, siapa juga yang salah?. bukannya objek dan subjek juga tidak boleh dipersalahkan pada kondisi dan rekondisi yang sama? bukannya keterangan waktu dan keterangan tempat juga berposisi … More dedicated to you…

pelarian

rasa cinta itu kondisional kataku.. tidak teriakmu! lalu kalau beruntung kita akan bertemu belahan jiwa timpalku kau masih tidak percaya sudahlah pergilah… kamu menangis lalu aku pergi duluan, aku tidak ingin membiru haru karena jarak dan waktu  karena wanita kau habis-habisan bertengkar dengan air mata dan tisu yang banyak sekali.. besok paginya kau mengiyakan setelah … More pelarian

menggodai

di wajahmu kuagungkan keagungan khalik yang menciptakannya sesempurna itu di buah-buah dadamu kutanam mimpi-mimpi paling jalang dan tak bertuan di bibir dan matamu, aku menggigil kedinginan dihadapmu lalu aku memegang tanganmu, dan kau menjentikkan kelingkingmu di telingaku, membuat aku berhenti pada nada sadar sederhana yang sudah menguap di pola kita berdua. aku bertanya Tuhan, ini … More menggodai

dimana kau sayang?

“di mana bisa kutemui cintaku malam ini?” tanyaku pada malam dan langit yang tak bertuan (ah aku  rindu sekali) kata penyair dan penyanyi jazz satu kota: “jumpai ia di tempat hatimu meletakkanya…” tapi, tak ada tak juga kutemukan dia disana, hanya ada ruang kosong yang sudah rusak dan reot. lalu bisik hati temukan dia di balik … More dimana kau sayang?

merayakanmu..

lalu lara itu berpaling pada nadi mulai melemah telah kuberi sinyal pada laut hatimu yang terdalam yang bersilangan antara ombak, yang menjadi racun dalam sepi lalu senyum malu-malumu bergetar ketir perlahan masuk ke saraf otakku dan memenangkannya, menjadi impulsif pada ingatan ceritamu itu laut langit yang tak tergoyah pada rentetan ratusan keadaan yang mempesona, mencipta … More merayakanmu..