dalam diam

sit in silence…  lalu bagaimana ketika aku melihat awan bergerak berarak arak dari langit timur menuju barat membawa hujan dan banjir di tengah kota jakarta menuju bekasi lalu bogor menjadi kering kerontang, bagaimana lautan membawa ombak dari tengah perutnya menuju sudut paling tepi yang menjadi jarak antara darat dan laut yang dulunya sawah nenek buyut … More dalam diam

berdiri di kaki bumi

lalu dari paris aku berlari lari menuju cannes memuji-muji festival duniawi sambil mengeruh bersama deburan ombak pada pinggir-pinggir pantai yang disilaukan mercusuar berbicara dengan masyarakat di Alpes Maritim Cote d’Azur Perancis menikmati mereka yang berbikini lalu bercerita dan akhirnya bercinta dengan pelangi di pinggiran montecarlo meninggalkan dosa, sambil melihat malaikat yang menggeleng bukan kepalang dan … More berdiri di kaki bumi

pada suatu sore

aku titip doa untukmu dari jarak jarak yang membabi buta menghilangkan akal sehat aku titip doa untukmu dari rasa rindu yang tidak kesampaian dari malam bertemu pagi dan mengecupnya di subuh hari aku titip doa untuk mu dari jalanan sepi di sekitaran kilang tua ini percaya bahwa rinduku sampai dan memelukmu disana yang sendirian….. sayang…

renta.

ada yang terbangun di malam hari, lalu larut dan sepi menyepi aku temukan kau di titik, lalu kita lari dari garis ke garis aku temukan kau di gelap tapi kita menghilang di sinar terang aku temukan kau di cangkir kopi.. yang dingin….dan hampir habis…..

embun-kelabu…

kau tau.. redupnya purnama malam ini seperti sedang bersaksi tentang refleksi cahaya yang terbias dari embun-embun dan sisa awan gelap badai kemarin sore. seperti bersaksi pada kerumunan orang yang hanya mampu melihat hitam putih ditengah warna warni dunia. seperti sedang mempertontonkan satu sandiwara pewayangan yang bercerita tentang pupusnya cinta hayam wuruk kepada dyah pitaloka yang … More embun-kelabu…

Soneta

bermain soneta pada gitar kapuk, segelas kopi americano ukuran sedang amply yang terpasang di headset.. ter kadang difikiranku masih ada tentangmu, yang masih meninggalkan pertanyaan yang belum terjawab sampai sekarang. ah sudahlah.. ada seseorang yang menungguiku diseberang sana. kamu? setauku kita yang memotong jalannya keinginan pribadi masing masing dan sendiri sendiri…. dan membebaskan kita menjadi … More Soneta

lorong-lorong

lalu kau ingin dimengerti, di perdulikan sementara bagian-bagian yang terdistribusi bolak balik menjadi satu bentuk disfungsi. aku sudah cukup kataku, kamu masih berdiri disana, di satu lorong-lorong yang kau sebut harapan. aku mencoba membelakangimu, tapi aku tau aku tidak bisa membelakangimu… lalu kau titip bayangan-bayanganmu didepanku, ditidur lelapku sehingga sarafku mencium bau ransang keberadaanmu. lalu … More lorong-lorong